Jumat, 05 September 2014

Laporan Wartawan Tribun Timur Mulyadi TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR -Kasus penembakan bayiFathir Muhammad, pada tanggal 1 Februari 2013 lalu di rumahnya Jl Baji Gau, Kecamatan Mamajang mandek di Kepolisian Sektor Kota Besar (Polsekta) Mamajang. Paman Korban, Ari (27) saat ditemui di kediamannya mengungkapkan kasus keponakannya tersebut tidak mengalami perkembangan. Malahan terkesan tidak diproses. Ia menjelaskan bahwa sudah beberapa kali mempertanyakan terkait kasus tersebut kepihak Polsekta Mamajang, namun polisi berdalih kalau tidak ada penyidik. "Saya sudah beberapa kali menanyakan perkembangan kasus ini tapi pihak Polsekta selalu beralasan penyidik tidak ada. Sampai sekarang kasus ini masih belum berjalan," ujarnya. Ia mengungkapkan bahwa sikap polisi yang terkesan cuek menangani kasus ini membuat pihak keluarganya sangat kecewa. "Keluarga sudah menunggu bagaimana perkembangan kasus tersebut tetapi polisi seakan tidak meresfect pada kasus ini," jelasnya. Berdasarkan dari alasan pihak Polsekta, Ari pun menpertanyakan kasus tersebut ke polisi. Ari saat berbincang di rumahnya, Jl Baji Gau, Kamis Malam (4/9/2014), masih terbata-bata ketika menceritakan insiden yang menimpa putra saudaranya tersebut. Keluarga Korban berharap agar Polisi serius menyusut pelaku penembak peluru nyasar yang menyebabkan salah satu anggota keluarganya meninggal.(*) http://m.tribunnews.com/regional/2014/09/05/kasus-bayi-tertembak-mandek-di-tangan-penyidik-polsek-mamajang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar